Minggu, 22 Maret 2015

Macam-macam batuan







  BATUAN DAN PROSES PEMBENTUKANNYA

Berdasarkan proses pembentukannya, terdapat beberapa jenis batuan di alam.Berikut contoh-contoh batuan, proses terbentuknya dan ciri-ciri umum dari batuan tersebut. 
 
  1. BATUAN BEKU
Adalah batuan yang terbentuk dari pembekuan lava. Contoh : batu apung, breksi, obsidian, granit, basalt. Ciri batu apung : ringan, berongga, terapung dalam air. Batu apung gunanya untuk menghaluskan kayu. Ciri batu obsidian: hitam, mengkilat seperti kaca. Obsidian digunakan untuk alat pemotong (ujung tombak). Magma adalah cairan panas di dalam perut bumi. Lava adalah magma yang keluar ke permukaan bumi. Lahar adalah magma/ lava yang telah bercampur dengan tanah menjadi lumpur panas.

  1. BATUAN SEDIMEN/BATUAN ENDAPAN
Adalah batuan yang terjadi karena proses pengendapan. Ciri batuan endapan adalah berlapis – lapis. Contoh batuan endapan: batu konglomerat, batu pasir, batu serpih/batu lapis, dan batu gamping (batu kapur). Ciri batu serpih: lunak, berlapis–lapis, gunanya untuk bahan bangunan/untuk dinding rumah. Sedangkan batu gamping berguna untuk bahan baku pembuatan semen.

  1. BATUAN METAMORF/BATUAN MALIHAN
Adalah batuan yang berasal dari batuan beku atau sedimen yang berubah karena panas dan tekanan.  Contoh batuan malihan :
1.  Batu pualam, berasal dari batu gamping (batu kapur ).
2.  Batu sabak/batu tulis, berasal dari batu serpih/batu lapis
3.  Batu kuarsa, berasal dari batu obsidian.
  1.   Batu antarsit, berasal dari batu bara.

Batu pualam atau batu marmer digunakan untuk membuat patung dan lantai rumah. Batu kuarsa berguna untuk membuat kaca.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar